Jurnal by : Wahibur Rokhman
Review by : Zakirullah (1201102010114)
Kemiskinan telah menjadi masalah utama pembangunan
Indonesia. Orang miskin tidak hanya memiliki pendapatan rendah, tetapi juga
tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan,
air minum yang bersih dan sanitasi yang layak. Kendala yang paling penting
bahwa orang-orang miskin menghadapi untuk keluar dari kemiskinan adalah
kurangnya akses terhadap kredit untuk menjalankan bisnis mereka sendiri karena
beberapa alasan. Pertama, lembaga keuangan formal memerlukan jaminan. Kedua,
mereka lebih memilih klien berpenghasilan tinggi dengan pinjaman besar. Ketiga,
proses birokrasi dan prosedur dalam memberikan pinjaman sangat kompleks.
Akhirnya, pinjaman bagi masyarakat miskin tidak menarik dan menguntungkan.
Jadi, keuangan mikro menjadi solusi atas masalah ini.